Teknologi pendidikan telah sama-sama kita ketahui berkembang dari satu gerakan menjadi suatu bidang profesi. Secara umum teknologi dalam pendidikan telah didefinisikan oleh para pendidik dalam berbagai perspektif serta dalam konteks keperluan proses pengajaran dan pembelajaran di dalam kelas.
Ada dari seorang guru membuat definisi teknologi dalam pendidikan sebagai satu alat, ada juga yang mendefinisikan sebagai penerapan teknologi dalam proses pengajaran dan pembelajaran, ada juga yang mendefinisikan sebagai satu cara yang memiliki proses sistematik dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu perlu diperjelas bahwa mengenai kawasan dan bidang pendidikan dalam garapan teknologi pendidikan.
Melalui makalah ini akan dijelaskna garis – garis besar tentang kawasan dan konsep teknologi pendidikan yaitu; desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan dan penilaian.
Perkembangan kajian teknologi pendidikan menghasilkan berbagai konsep dan peraktek pendidikan yang banyak memanfaatkan media sebagai sumber belajar.
Oleh karena itu terdapat persepsi bahwa teknologi pendidikan sama dengan media, padahal kedudukan media berfungsi sebagai sarana untuk mempermudah dalam penyampaian informasi atau bahan belajar. Dari segi sistem pendidikan, kedudukan media berfungsi untuk memperkuat pengembangan kurikulum terutama dalam desain dan pengembangan serta implementasinya, bahkan terdapat asumsi bahwa kurikulum berkaitan dengan " What" sedangkan teknologi pendidikan mengkaji tentang " How". Dalam kaitannya dengan pembelajaran, teknologi pendidikan memperkuat dalam merekayasa berbagai cara dan teknik dari mulai tahap desain, pengembangan, pemanfaatan berbagai sumber belajar, implementasi, dan penilaian program dan hasil belajar.
Rabu, 11 April 2012
Selasa, 10 April 2012
Penerapan Teknologi 3G di Indonesia
Selamat datang teknologi Generasi Ke-3 (3G) di Indonesia. Teknologi ini memungkinkan user untuk saling bertukar data dan informasi dalam bentuk voice, gambar, video secara bersamaan dengan kecepatan yang cukup tinggi dibanding generasi sebelumnya. Saat ini kita sudah menikmati teknologi 2G yang biasa diterapkan dalam pengiriman pesan singkat atau SMS dan teknologi 2.5G pada GPRS dan UMTS
.
Sejak pertengahan tahun 2003 pemerintah mulai membuka tender lisensi 3G walau tanpa publikasi dan konsultasi public terlebih dahulu. Saat ini sudah ada beberapa operator seluler di Indonesia yang mulai menawarkan produk 3G-nya seperti XL dan Telkomsel. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah apakah Indonesia benar-benar membutuhkan teknologi telekomunikasi canggih ini ? Siapa saja sich yang memerlukan teknologi ini ? Berapa banyak jumlah mereka ? Bagi operator sendiri apakah pasarnya cukup feasible ? Dan masih banyak pertanyaan lain yang harus dijawab.
Nada pesimis muncul, akankah kehadiran 3G di Indonesia sukses ? ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pertanyaan ini, diantaranya:
- Pemerintah terkesan tiba-tiba membuka tender lisensi 3G pada pertengahan tahun 2003 tanpa publikasi yang cukup dan konsultasi public, padahal seharusnya pemerintah mencari masukan dahulu dari masyarakat agar dipertimbangkan oleh regulator dan akhirnya menjadi kebijakan Negara.
- Indonesia mungkin belum saatnya memakai teknologi telepon seluler 3G, Singapura saja sempat menunda implementasi 3G karena membutuhkan investasi yang mahal.
- Untuk menikmati teknologi ini dibutuhkan handset yang harganya lebih mahal bagi mayoritas pengguna seluler di Indonesia yang saat ini banyak memakai handset tipe low-end.
- Data menunjukkan 70-85% pemasukan operator berasal dari voice, 10-25% berasal dari SMS, sisanya data serta content masih dibawah 5%. Artinya banyak pelanggan yang sudah cukup puas dengan voice dan SMS, mereka tidak membutuhkan aplikasi multimedia yang ba..bi..bu..be..bo. MMS yang terkirim dalam sehari saja baru mencapai angka 20ribuan, sangat jauh dari jumlah SMS. Entah kapan jumlah MMS akan menyamai jumlah SMS.
- Yang paling penting adalah soal tarif. Semakin tinggi teknologinya maka semakin mahal tarifnya. Disini banyak pengguna yang berpikir ulang soal biaya yang akan dikeluarkannya.
Lalu, kenapa para operator tetap optimis menerapkan 3G di Indonesia ? Bahkan mereka saling bersaing dan saling mengklaim 3G-nya yang pertama dan tercepat di Indonesia. Mereka tentu sudah punya hitung-hitungan bisnis. Para kaum yang optimis dengan penerapan 3G di Indonesia mempunyai alasan sendiri perlunya 3G di Indonesia. Pertamax, melihat suksesnya DoCoMo di Jepang menerapkan 3G, tapi sebenarnya sukses DoCoMo didukung oleh kebiasaan membaca dan mobilitas masyarakat Jepang yang tinggi. Kedua, Bagi sebagian orang suara dan teks saja tidak cukup, orang membutuhkan gambar dan berbagai paket informasi dan hiburan yang sekaligus menampilkan ketiganya, suara, teks, dan gambar. Ketiga, kebanyakan masyarakat kita senang mengikuti trend gaya hidup baru (walaupun mungkin tidak terlalu dibutuhkan)
Apa yang Anda dapat dari Teknologi 3G ?
Teknologi 3G memungkinkan kita untuk saling bertukar informasi dalam bentuk teks, suara, gambar, dan video live secara cepat sehingga seperti tidak ada jarak antar penggunanya. Bisa dibilang teknologi membuat dunia terasa semakin sempit…pit…pit.
Dengan 3G kita bisa melakukan aplikasi mulai dari mobile internet berkecepatan tinggi hingga 2 Mbps, location-based service, mobile shopping, multi-party video conference, video streaming, click2dial, unified electronic mail, hingga MP3 mobile downloading.
Di Balik Kecanggihan Teknologi
Seringkali kita terpesona oleh kecanggihan teknologi jaman sekarang, tahukah anda apa yang ada di sebalik kecanggihan teknologi tersebut. inilah faktanya...
Kira-kira ATM nya bank apa ini...?
Ternyata beginilah isi dalam mesin cuci yang banyak dijual di Tg.Sengkuang Batam he..he..
Mudah-mudahan ini bukan milik Pertamina...pasti pas..
Nah yang ini sering dinaiki sama anakku kalo lagi main-main di Time Zone..
Pantesan sering kurang manis ni kopi, ternyata.....
Kecanggihan Teknologi Arsitektur 3D
Vlog - Keadaan ekonomi global yang sedang melemah saat ini, membuat semua orang berpikir konservatif jika berhubungan dengan uang, terlebih lagi uang tunai. Kebanyakan orang berpikir bahwa bangunan nyata hanya dapat kita nikmati bila sudah terealisasi dibangun.

Untuk membangunnya, kita membutuhkan uang atau modal terlebih dahulu. Namun para arsitek yang kreatif ini berpikir lain mengenai uang. Mereka dapat menikmati keindahan sebuah bangunan tanpa harus membangunnya terlebih dahulu. Dan uniknya lagi bangunan ini dapat berada di atas genggaman tangan mereka. Teknologi apakah yang telah mereka temukan ini?
Teknologi ini menerapkan Augmented Reality yang merupakan teknologi penggabungan benda maya 2D ataupun 3D ke dalam sebuah lingkungan nyata 3D, lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam tampilan nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, Augmented Reality sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan.
Dengan berkembangnya dunia arsitektur masa kini, bukanlah hal yang tidak lazim lagi bila para arsitek mendesain struktur bangunan mereka dengan design yang sangat unik. Namun kenyataan bahwa untuk merealisasikannya secara nyata membutuhkan uang untuk membangunnya dan juga keterbatasan lahan, namun hambatan – hambatan tersebut tidak menghentikan semangat mereka untuk terus men-design struktur bangunan – bangunan yang baru karena mereka tetap bisa merealisasikannya secara visual tanpa harus membangunnya terlebih dahulu. Mereka menciptakan sebuah teknologi 3D dimana hasil rancangan bangunan mereka dapat terlihat seperti real di atas tangan mereka dengan teknologi 3D dan mereka pun bisa membagikannya dengan para arsitek lain di seluruh dunia dengan bantuan webcam. Struktur design hasil rancangan mereka yang telah mereka buat di komputer mereka , akan memvisualisasikannya secara real oleh teknologi 3D sehingga efeknya akan terlihat seolah – olah ada bangunan di atas tangan mereka.
The Dutch postal service and the Netherlands Institute of Architecture bergabung untuk berbagi struktur design bangunan yang fenomenal dengan dunia melalui teknologi `augmented reality` 3D ini.
Walaupun design bangunan ini tidak terealisasi secara nyata dalam bentuk gedung bangunan di jalan – jalan kota , namun design strukturnya patut dikagumi. Bekerja sama dengan salah satu agent advertisement ternama di Belanda yaitu Gummo, the Netherlands Institute of Architecture dan Kantor Pos Belanda mengeluarkan prangko yang sangat unik dan tidak biasa.
Beberapa gambar stamp atau prangko ini melampirkan gambar berbagai gedung yang masih dalam bentuk design dan belum dibangun. Namun ide nya yang sangat brilian akan konsep design arsitektur tersebut membuatnya terlampir di atas prangko. Beberapa prangko lainnya melampirkan kode – kode QR yang bila kita cocokkan dengan peranti lunak atau software 3D tersebut , akan nampak seperti bangunan 3D di atas amplop kita. Teknologi Augmented Reality ini membawa prangko yang hanya berbentuk design konsep 2D akan menjadi 3D bila dicocokkan dengan software nya. Gambar gedung yang tadinya hanya tergeletak di atas prangko akan tiba – tiba berdiri menjulang tinggi di atas prangko tersebut layaknya gedung nyata.
Proyek ini adalah sebuah contoh sempurna tentang bagaimana teknologi dapat menjawab kebutuhan dan keinginan kita serta penjawab masalah dengan cara yang baru dan tak pernah terbayangkan sebelumnya. Gedung – gedung dengan design yang menakjubkan ini mungkin sulit untuk terealisasikan di dunia nyata karena budget nya yang akan sangat tinggi pula, namun menaruhnya di atas tangan kita , memberikan kesempatan bagi para arsitektur ini untuk terus merancang design yang unik dan mereka pun bisa membagikannya kepada dunia untuk dipamerkan dan juga menjadi sumber inspirasi bagi yang lain. (iky)
Asal Mula Kiriman :http://jadiberita.com/2012/03/31/inilah-kecanggihan-teknologi-arsitektur-3d/
Vlog - Keadaan ekonomi global yang sedang melemah saat ini, membuat semua orang berpikir konservatif jika berhubungan dengan uang, terlebih lagi uang tunai. Kebanyakan orang berpikir bahwa bangunan nyata hanya dapat kita nikmati bila sudah terealisasi dibangun.

Untuk membangunnya, kita membutuhkan uang atau modal terlebih dahulu. Namun para arsitek yang kreatif ini berpikir lain mengenai uang. Mereka dapat menikmati keindahan sebuah bangunan tanpa harus membangunnya terlebih dahulu. Dan uniknya lagi bangunan ini dapat berada di atas genggaman tangan mereka. Teknologi apakah yang telah mereka temukan ini?
Teknologi ini menerapkan Augmented Reality yang merupakan teknologi penggabungan benda maya 2D ataupun 3D ke dalam sebuah lingkungan nyata 3D, lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam tampilan nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, Augmented Reality sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan.
Dengan berkembangnya dunia arsitektur masa kini, bukanlah hal yang tidak lazim lagi bila para arsitek mendesain struktur bangunan mereka dengan design yang sangat unik. Namun kenyataan bahwa untuk merealisasikannya secara nyata membutuhkan uang untuk membangunnya dan juga keterbatasan lahan, namun hambatan – hambatan tersebut tidak menghentikan semangat mereka untuk terus men-design struktur bangunan – bangunan yang baru karena mereka tetap bisa merealisasikannya secara visual tanpa harus membangunnya terlebih dahulu. Mereka menciptakan sebuah teknologi 3D dimana hasil rancangan bangunan mereka dapat terlihat seperti real di atas tangan mereka dengan teknologi 3D dan mereka pun bisa membagikannya dengan para arsitek lain di seluruh dunia dengan bantuan webcam. Struktur design hasil rancangan mereka yang telah mereka buat di komputer mereka , akan memvisualisasikannya secara real oleh teknologi 3D sehingga efeknya akan terlihat seolah – olah ada bangunan di atas tangan mereka.
The Dutch postal service and the Netherlands Institute of Architecture bergabung untuk berbagi struktur design bangunan yang fenomenal dengan dunia melalui teknologi `augmented reality` 3D ini.
Walaupun design bangunan ini tidak terealisasi secara nyata dalam bentuk gedung bangunan di jalan – jalan kota , namun design strukturnya patut dikagumi. Bekerja sama dengan salah satu agent advertisement ternama di Belanda yaitu Gummo, the Netherlands Institute of Architecture dan Kantor Pos Belanda mengeluarkan prangko yang sangat unik dan tidak biasa.
Beberapa gambar stamp atau prangko ini melampirkan gambar berbagai gedung yang masih dalam bentuk design dan belum dibangun. Namun ide nya yang sangat brilian akan konsep design arsitektur tersebut membuatnya terlampir di atas prangko. Beberapa prangko lainnya melampirkan kode – kode QR yang bila kita cocokkan dengan peranti lunak atau software 3D tersebut , akan nampak seperti bangunan 3D di atas amplop kita. Teknologi Augmented Reality ini membawa prangko yang hanya berbentuk design konsep 2D akan menjadi 3D bila dicocokkan dengan software nya. Gambar gedung yang tadinya hanya tergeletak di atas prangko akan tiba – tiba berdiri menjulang tinggi di atas prangko tersebut layaknya gedung nyata.
Proyek ini adalah sebuah contoh sempurna tentang bagaimana teknologi dapat menjawab kebutuhan dan keinginan kita serta penjawab masalah dengan cara yang baru dan tak pernah terbayangkan sebelumnya. Gedung – gedung dengan design yang menakjubkan ini mungkin sulit untuk terealisasikan di dunia nyata karena budget nya yang akan sangat tinggi pula, namun menaruhnya di atas tangan kita , memberikan kesempatan bagi para arsitektur ini untuk terus merancang design yang unik dan mereka pun bisa membagikannya kepada dunia untuk dipamerkan dan juga menjadi sumber inspirasi bagi yang lain. (iky)
Asal Mula Kiriman :http://jadiberita.com/2012/03/31/inilah-kecanggihan-teknologi-arsitektur-3d/
Langganan:
Komentar (Atom)













