Minggu, 27 Mei 2012

4 Korban Luka Akibat Tawuran Suporter Bola Dirawat Di RS Mintohardjo



Foto: Ilustrasi/CNN
Jakarta Korban luka akibat tawuran yang terjadi usai laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung, terus bertambah. Tercatat ada 4 korban luka-luka yang sempat dilarikan ke RSAL Mintohardjo.

"Ada 4, tetapi 3 sudah pulang ke rumah masing-masing. Satu lagi masih dirawat, tapi kondisinya juga sudah mulai membaik," ujar salah satu petugas jaga IGD RSAL Mintohardjo, saat dihubungi detikcom, Minggu (27/5/2012).

Menurutnya, semua korban merupakan pria, namun ia masih enggan untuk menyebutkan lebih jauh identitas korban.

"Yang jelas korban memang sempat dilakukan tindakan. Karena ada yang luka robek maupun luka lecet," imbuhnya.

Hingga saat ini, akibat tawuran suporter tersebut, diketahui total ada 6 korban luka-luka dan 2 korban lain meninggal. Selain di rawat di RSAL, tercatat 2 korban meninggal dan dua korban tewas dirawat di RS Cipto Mangunkusomo.

Hingga kini belum semua identitas dari para korban berhasil diketahui. Saat ini kedua jenazah berada di RSCM, Jakarta Pusat.

"Yang meninggal 2 orang. Tapi kita belum ada datanya. 2 lagi masih penindakan dokter di RSCM," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, Kompol Windarto, kepada detikcom, Minggu (27/5).

Salah seorang korban tewas diketahui bernama Lazuardi. Korban berusia sekitar 29 tahun dan tinggal di Jalan Menteng Sukabumi RT 8 RW 3, Jakarta.

Ballad, Pusat Belanja Oleh-oleh di Jeddah


Resminya pusat perbelanjaan di ibu kota Arab Saudi ini bernama Corniche Commercial Center, namun karena letaknya, lebih terkenal dengan nama Ballad. Di sinilah biasanya jamaah haji dan umroh singgah untuk membeli oleh-oleh dalam perjalanan mereka menuju ke Bandara King Abdul Aziz untuk kembali ke tanah air.

Jangan heran bila Anda melihat berbagai tulisan di etalase toko yang sangat familiar di mata, misalnya Wilujeng Sumping atau Sugeng Rawuh. Nama toko-tokonya pun sangat Indonesia, antara lain Toko Amir Murah dan Toko Gani Murah. Ini bukan karena pemiliknya orang Indonesia, melainkan karena pembeli terbanyak adalah para jamaah dari negeri kita.

Lalu apa saja yang bisa dibeli di Ballad?

Yang pertama tentu saja oleh-oleh khas haji, seperti berbagai macam jenis kurma dan produk olahannya, kacang arab, pistachio, dan kismis. Selain itu ada juga berbagai permen dan cokelat yang cocok untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.

Toko-toko di Ballad menggunakan nama berbahasa Indonesia. Foto: Olenka Priyadarsani
Makanan bukanlah satu-satunya benda yang dapat dibeli untuk sanak saudara di rumah. Pusat perbelanjaan besar ini juga menyediakan berbagai pilihan pakaian, terutama baju gamis, kerudung, pashmina, serta perlengkapan salat.

Kaos, boneka, mainan anak juga merupakan produk yang sangat populer di kalangan pembeli. Selain itu tentu saja wewangian dan kosmetik khas Arab juga termasuk barang dagangan yang sangat laku. Barang-barang ini tidak memiliki kandungan alkohol.

Ballad juga terkenal akan produk perhiasan emas. Jamaah haji dan umroh banyak yang memilih emas sebagai barang kenang-kenangan baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk orang-orang terdekat.

Masakan Indonesia juga mudah ditemukan di pusat perbelanjaan ini. Foto: Olenka Priyadarsani
Ada dua hal yang perlu diingat saat berbelanja di Ballad. Pertama, perhatikan keaslian barang. Parfum bermerk misalnya, salah satu jenis produk yang banyak dipalsukan. Selain parfum, jam tangan juga sering dipalsukan. Pedagang jam tangan dan parfum menghampiri para calon pembeli yang turun dari bus untuk menjajakan dagangan mereka.

Kedua, perhatikan tempat barang diproduksi. Memang tidak banyak barang yang merupakan produksi lokal, namun setidaknya, Anda tidak membeli produk buatan Indonesia. Selalu periksa dengan teliti sebelum membeli. Walaupun mungkin sulit untuk menemukan barang yang sama di Tanah Air, pasti ada rasa menyesal bila belakangan Anda menemukan label bertuliskan "Made in Indonesia" pada barang yang dibeli di Arab Saudi.

Keuntungan berbelanja di Ballad — dan juga di banyak tempat di Arab Saudi — adalah penjual yang dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Selain itu, pembayaran pun dapat dilakukan dalam rupiah. Nilai tukar biasanya juga lebih baik daripada bila Anda menukarkan rupiah dengan riyal di Indonesia.

Bila sudah puas berbelanja, Anda dapat mampir ke beberapa kedai makanan di tempat ini. Salah satu yang paling populer adalah bakso Mang Oedin. Setiap hari kedai ini ramai dikunjungi pembeli dari Indonesia yang tampaknya sudah rindu makanan negeri sendiri. Selain itu ada pula kedai yang menjual menu nasi goreng, sop buntut, dan pecel lele. Anda ingin sedikit berpetualang kuliner, di sini terdapat juga restoran Thailand dan Filipina — tentu saja semuanya halal.

Bersediakah Anda Membayar untuk Kantung Plastik?

Sejak Rabu (23/5) sampai Jumat (25/5) sore ini, kami menggelar jajak pendapat untuk mengetahui apakah pembaca Yahoo! Indonesia setuju jika harus membayar untuk penggunaan kantung plastik. 

Alasannya adalah kita dengan mudah mendapatkan kantung plastik dari tempat-tempat belanja. Begitu kita mendapatkannya, kita menyimpannya di rumah, berharap akan menggunakannya lagi saat berbelanja. Hanya saja, seringnya kita lupa, sehingga kantung plastik tersebut terus menumpuk. Kemudian, setelah menumpuk banyak, kita membuangnya. 

Meski dibuang, sayangnya, kantung plastik akan tetap berada di tanah selama 1000 tahun sebelum akhirnya menghilang. Dan dalam jangka waktu 1000 tahun tersebut, plastik pun menyebabkan kematian 100 ribu hewan laut dalam setahun serta berpotensi merusak hutan Indonesia.

Setiap tahun, setiap orang di Indonesia menggunakan 700 tas plastik. Ini artinya setiap hari kita rata-rata menggunakan dua tas plastik sehari. Tumpukan sampah plastik di Indonesia pun mencapai 4000 ton sampah plastik per hari atau setara dengan pesawat 16 Boeing 747.

Cara paling efektif untuk mengurangi dampak kantung plastik pada hutan atau lautan kita adalah dengan mengurangi penggunaannya. Lalu kami menanyakan, apakah pembaca bersedia membayar ekstra untuk kantung plastik saat berbelanja? Tentu dengan maksud agar mengurangi penggunaannya. Daripada membayar, tentu orang akan lebih memilih untuk membawa tas belanja sendiri.

Hasilnya ternyata imbang.

Dari 1663 peserta jajak pendapat, 48% atau 795 orang menyatakan bersedia, sementara 52% atau 868 orang menyatakan tidak bersedia. 

Hasil polling membayar untuk kantung plastik
Kami ingin mengetahui, buat yang menyatakan bersedia, berapa harga tas plastik yang bersedia Anda bayar? Apa pertimbangan Anda sehingga bersedia membayar untuk kantung plastik, layanan yang selama ini menjadi sesuatu yang gratis?

Dan bagi yang menyatakan tidak bersedia, apa pertimbangan Anda? Dan apa menurut Anda alternatif yang lebih baik untuk mengurangi penggunaan kantung plastik?

Kami menunggu jawaban dan komentar Anda di bawah ini.

Gedung Tempat Tinggal Tertinggi di Dunia


Usai Sholat Jumat, FPI dan FUI Demo Tolak Lady Gaga


Penolakan terhadap Lady GaGa semakin kencang dilakukan. Bahkan, usai sholat Jumat (25/5) besok, Front Pembela Islam (FPI) dan Forum Umat Islam (FUI) beserta organisasi Islam lainnya akan melakukan aksi penolakan terhadap artis Internasional itu.
"Ya kita akan melakukan aksi penolakan. Gabungan seluruh organisasi umat Islam menolak konser Lady Gaga," ujar Ketua DPD FPI Jakarta, Habib Salim atau Habib Selon saat dihubungi KapanLagi.com®, Kamis (24/5).
Dalam aksinya nanti, akan dilakukan demonstrasi ke kantor Menpolhukam di kawasan Medan Merdeka Barat. Setelah itu nantinya akan menuju beberapa tempat lainnya.
"Akan dimulai dari kantor Polhukam karena Menpolhukam yang mengizinkan Lady GaGa. Setelah itu kita akan aksi di beberapa tempat yang ikut melancarkan kedatangan Lady GaGa," ujar Habib Selon. (kpl/adt/faj)

Penjualan BlackBerry Turun, BBM Tetap Teratas


TEMPO.CO New York: Meski penjualan BlackBerry terus menurun, tapi kepopuleran BlackBerry Messenger masih di atas. Khususnya bagi remaja. Sejumlah remaja di dunia masih menyukai BlackBerry Messenger alias BBM.
BBM masih dianggap sebagai penyampai pesan yang cepat, instan, dan mudah untuk menghubungi sejumlah teman. Bahkan aparat profesional seperti polisi, pemadam kebakaran, dan pengemudi ambulans pun menggantungkan komunikasi mereka pada BBM.
Tercatat ada 55 juta pengguna BBM saat ini, naik sepuluh kali lipat dari pengguna Januari 2009. Tapi dalam masa yang sama, menurut perusahaan riset IDC, terjadi penurunan pangsa BlackBerry di Amerika Serikat dari lima puluh persen jadi 10 persen. Pengguna BlackBerry di Amerika kini beralih ke produk Apple dan Android.
Kepopuleran pesan instan BlackBerry kini mendapatkan saingan dari iMessage dan WhatsApp Messenger. Sejumlah eksekutif yang datang ke Research In Motion, perusahaan pembuat BlackBerry, telah berusaha memanfaatkan momen kesetiaan pengguna BBM. RIM kini berencana membuat pesan instan dari perusahaannya bisa juga digunakan dalam sistem operasi lain seperti iPhone dan Android. Proyek tersebut secara tidak resmi dikenal sebagai SMS 2.0.
Tapi beberapa senior di RIM justru bersikap defensif terhadap rencana penyatuan pesan instan itu. Sebab mereka berpikir bahwa dengan keleluasaan BBM baru justru akan membuat orang berpikir ulang untuk membeli produk mereka. Tapi sejumlah direksi melihat, strategi SMS 2.0 dapat membantu BlackBerry bertahan sampai ada produk baru yang diluncurkan.
Beberapa saat lalu, RIM meluncurkan aplikasi baru yang memungkinkan memperbarui status BBM sekaligus tertaut dengan Twitter dan Foursquare. Itu adalah bukti perusahaan masih mengandalkan keunggulan BBM.
Meski sekarang muncul pihak ketiga penyedia pesan instan seperti BBM. Yang paling popular adalah WhatsApp, aplikasi pesan instan berdasarkan nomor telepon. Lalu ada Touch, PingCHat. "Saya bisa bilang BBM masih nomor satu dan akan menjadi nomor satu yang terlama," ujar Analis Gartner, Michael Gartenberg. "Pertanyaannya adalah apa yang akan RIM lakukan selanjutnya, apakah mereka bisa mempertahankan posisi itu, ketika banyak orang siap menyerang?"

KFC Indonesia Klaim Peduli Lingkungan


TEMPO.COJakarta-Jakarta -- Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia menyatakan sangat peduli terhadap lingkungan. Produk penyajian yang mereka pakai dipastikan meninggalkan jejak kerusakan lingkungan yang sangat minimal.
Salah satu komitmen tersebut ditunjukkan dengan pemakaian piring keramik bagi pelanggan yang menyantap makanan di restoran mereka. Hal ini ditujukan untuk menghindari pemakaian produk sekali pakai.
"Penyajian di restoran tak lagi memakai styrofoam yang sulit terurai di lingkungan," ujar Manajer Hubungan Masyarakat KFC Indonesia, Maman Sudarisman, kepada Tempo, Rabu, 24 Mei 2012. »Kami pakai piring yang bisa dicuci ulang,” katanya.
Demikian pula untuk bahan baku karbohidrat berupa beras. Perusahaan meminta petani di daerah mengembangkan beras organik yang tak memakai pestisida perusak lingkungan. "Kami peduli lingkungan," ujarnya.
KFC Indonesia akan menelusuri tudingan Greenpeace mengenai pemakaian kemasan KFC yang bahan bakunya dari sumber tak ramah lingkungan. Restoran cepat saji ini hanya memakai kemasan jadi dari perusahaan pemasok.
"Kami pelajari terlebih dulu," ujar Brand Manager KFC Indonesia, Novrizal, kepada Tempo kemarin. "Kemasan tersebut kami dapatkan dari pihak ketiga."
Pada Rabu lalu, puluhan aktivis Greenpeace menggelar unjuk rasa di depan kantor pusat perusahaan Yum! Brands di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Mereka menyerukan agar perusahaan induk merek KFC, Pizza Hut, dan Taco Bell tersebut berhenti memakai kemasan berbahan baku dari sumber tak ramah lingkungan.
Seperti diberitakan Koran Tempo kemarin, sumber tak ramah lingkungan yang dimaksud adalah produk kertas yang mengandung serat hutan hujan. Bahan baku ini dipakai oleh Asia Pulp & Paper (APP) milik Grup Sinar Mas yang beroperasi di Perawang, Riau.
Menurut Novrizal, pembelian kemasan dari pihak ketiga lazim dipakai oleh perusahaan-perusahaan lain. Kemasan yang dipakai KFC Indonesia adalah hasil jadi yang didapat dari perusahaan lain.
Maman Sudarisman mengatakan perusahaan pemasok sendiri mengolah kemasan dari kertas yang diproduksi oleh perusahaan pulp tertentu. "Kemasan tidak langsung dari APP," katanya.
Investigasi yang kini dilakukan perusahaannya bertujuan mencari sumber bubur kertas. Investigasi ditargetkan selesai dalam waktu dua-tiga hari mendatang. Hasil penelusuran akan dipakai untuk bahan pertimbangan pemakaian kemasan yang dipakai di 440 gerai yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Jonathan Blum, juru bicara Yum! Brands, mengatakan 60 persen kemasan kertas yang dibeli berasal dari perusahaan yang menerapkan prinsip hutan berkelanjutan. "Penelitian Greenpeace hanya untuk publisitas," ujarnya.
Pendapat senada disampaikan juru bicara KFC Inggris & Irlandia. "Seratus persen kemasan yang kami pakai bisa didaur ulang dan dari sumber yang ramah lingkungan. Tak ada KFC Inggris dan Irlandia ataupun pemasok kami yang bersumber dari APP."
Pihak APP menyebut Greenpeace kembali menyesatkan publik tentang fakta kayu tropis campuran (mixed tropical hardwood/MTH). "Faktanya adalah adanya kandungan MTH dalam suatu produk tidak serta-merta membuktikan bahwa produk tersebut merusak lingkungan," kata Redita Soumi, juru bicara APP, dalam hak jawabnya kepada Koran Tempo.
Sangat mungkin, kata dia, serat MTH tersebut berasal dari sumber yang legal dan berkelanjutan. Menurut dia, hasil penelitian independen yang dilakukan Covey Consulting di Australia tahun lalu menunjukkan serat MTH banyak ditemukan dalam berbagai produk yang telah disertifikasi oleh Forest Steward Council dengan kategori sertifikasi »Sumber Campuran”.
MTH dapat dengan mudah ditemukan di dalam kertas daur ulang, atau bisa juga berasal dari pemanenan kayu yang dilakukan secara legal dan lestari di hutan primer. Serat MTH dapat berasal dari sisa pohon yang diangkut dalam proses pembersihan, di area hutan terdegradasi, hutan bekas tebangan atau terbakar, sebagai bagian dari rencana pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Redita, terkait dengan produk-produk APP, MTH tidak berasal dari penebangan pohon hutan hujan tropis alami di Indonesia. APP, menurut dia, memiliki kebijakan ketat tentang praktek di lapangan untuk memastikan bahwa hanya residu yang berasal dari pengembangan hutan tanaman industri yang dilakukan secara legal di kawasan hutan terdegradasi atau area hutan bekas tebangan, dan serat kayu yang berkelanjutan, yang masuk rantai pasokan produksi APP.
Pekan lalu APP mengumumkan strategi perlindungan lingkungannya dengan mengadopsi prinsip hutan bernilai konservasi tinggi (high conservation value forest) yang diakui secara internasional. "Tujuannya untuk melestarikan lebih banyak lagi sumber daya alam Indonesia," kata Redita.
APP, menurut dia, menyesalkan penyesatan fakta yang dilakukan Greenpeace. "Kami mengimbau agar Greenpeace berhenti menggambarkan Indonesia dan perusahaan terkemuka Indonesia sebagai penjahat dalam usaha melawan perubahan iklim."